Terapi Perilaku Jadi Cara Mengatasi Kecanduan Game Online

Kecanduan game online

Terapi Perilaku Jadi Cara Mengatasi Kecanduan Game Online

Kecanduan game online tak pandang usia.
Mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa.

Pada anak-anak biasanya mereka akan lupa belajar
bahkan paling parah mereka enggan melakukan aktivitas lain seperti makan dan mandi.

Waktu hanya dihabiskan untuk di depan PC atau ponsel untuk bermain game online.
Bukan hanya di waktu luang, mereka juga bermain game ketika jam belajar.
Anak yang bermain game terus menerus bisa jadi karena merasa memiliki banyak waktu luang.

Kegiatan selain sekolah dan belajar sering tak terisi,
sehingga mereka lebih memilih bermain game online.

Permainan game yang cenderung mudah
dan menantang pun membuat siapapun yang bermain akan ketagihan.

Demikian pula pada orang dewasa.
Awalnya mereka bermain untuk refreshing dari pekerjaan atau tugas kuliah.

Namun karena merasa ‘asyik’
akhirnya mereka lupa waktu dan sampai akhirnya pada tahap kecanduan.

Tentu ada banyak cara mengatasi ketergantungan game online.
Mulai dari mencari hobi baru, mengalihkan perhatian,
lebih banyak bergaul atau berkegiatan sosial, sampai ke terapi otak dan perilaku.

Kecanduan game online seringkali tidak disadari oleh gamers.
Mereka akan merasa baik-baik saja.

Padahal ada banyak kerugian yang mereka alami dan juga orang-orang sekitar yang merasa terganggu.
Anak-anak yang kecanduan game online butuh peran orang tua untuk menghilangkan kebiasaan tersebut.

Sedang pada orang dewasa, diri sendirilah yang mengobati.
Anda merasa banyak tugas atau pekerjaan terbengkalai?

Kamu bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game online?
Kemudian rela tidur larut atau tidak tidur sama sekali hanya untuk bermain game?
Jika demikian kamu mulai kecanduan game online.

Lalu bagaimana caranya?

 

Terapi Otak dan Terapi Perilaku

Seseorang yang ketergantungan pada sesuatu
biasanya akan susah menerima perbedaan pendapat atau nasihat.
Pola pikirnya sudah terbentuk bahwa apa yang dilakukannya itu benar.

Terapi otak dengan cara memodifikasi pikiran-pikiran negatif
agar dapat berubah menjadi hal-hal yang positif.

Ini akan membantu kamu yang kecanduan game online
agar secara perlahan dapat lepas dari kecanduan game online.

Pastinya terlepas dari kecanduan game online bukan hal mudah.
Apalagi mereka yang pikirannya sudah terkontaminasi bahwa harus bermain game setiap saat.

Perlu waktu dan tentu saja penanganan pada setiap orang berbeda-beda.
Mengubah pola pikir diperlukan agar dia tak melulu bermain game online,
akan tetapi juga melakukan kegiatan lain yang juga tak kalah asyik.

Setelah pola pikirnya secara perlahan mulai berubah,
kemudian dimulai dengan terapi perilaku.

Pada tahapan ini diperlukan lingkungan
yang kondusif untuk membantu terapi perilaku si pencadu games.

Atau bisa juga si pecandu berkomitmen ada diri sendiri
dengan membuat aturan yang dibuat dan ditaati sendiri.

Misalnya dengan membatasi pembelian kuota.
Atau tidak memasang wifi di rumah.

Sehingga akan merasa sayang
atau pengeluaran bisa lebih jika menggunakan kuota internet biasa.

Bisa juga dengan berkomitmen pada diri sendiri
bahwa hanya bermain game di akhir pekan atau ketika libur bekerja.

 

Komitmen Untuk Hilangkan Kecanduan Main Game

Komitmen semacam ini diperlukan agar tidak ketergantungan bermain game online.
Nah, jika ada anggota keluargamu yang kecanduan game online kamu juga bisa membantunya.

Misal dengan mengajaknya berkegiatan atau
jika tinggal serumah bisa mengajaknya berbicara
atau tidak memegang gawai ketika sedang berkumpul.

Terapi perilaku dan terapi otak dipercaya cukup ampuh
sebagai cara mengatasi kecanduan game online. Kamu mau coba?

Atau daripada menghabiskan banyak waktu hanya bermain
dan menghamburkan uang,
maka ada game judi online yang bisa dimainkan sesekali
untuk melepas penat dan bisa menghasilkan banyak uang jika menang,

maka isi formulir pendaftarannya di mabes303 di bawah ini.

 

captcha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *